By Admin

Aminudin

Selasa, 30 April 2013

Kontroversi Google Glass

Google Glass, Intip Lawan Jenis Sampai Pornografi

Kacamata pintar Google Glass mulai dilepas secara luas dan dicoba developer. Rencananya, kacamata tersebut akan dipasarkan massal tahun 2014.

Dengan kemampuan rekam foto dan video, dibekali memori internal sampai mengakses internet, kacamata ini memang canggih. Dan karena digunakan seperti layaknya kacamata biasa, mungkin tidak banyak yang tahu kecanggihannya.

Kontroversi apa yang mungkin mewarnai Google Glass saat digunakan secara massal nanti? Berikut di antaranya yang dihimpun detikINET dari berbagai sumber.

1. Mengintip & Merekam Lawan Jenis

 

Mereka yang hobinya mengintip dan kemudian merekam lawan jenis secara sembunyi-sembunyi, bisa diuntungkan dengan kehadiran Google Glass. 

Dengan smartphone atau kamera yang berukuran cukup besar, aksi merekam tersebut berpotensi ketahuan. Namun dengan Glass yang bisa diperintah dengan suara, maka perangkat akan merekam atau menjepret foto dengan mudah.

Misalnya seseorang menjumpai lawan jenis yang seksi sedang berlari di taman. Maka mereka cukup mengarahkan pandangan ke orang itu dan merekamnya.

Terlebih, agaknya tidak bisa diketahui apakah kacamata itu sedang merekam atau tidak. Hal ini bisa menjadi kontroversi tersendiri bagi privasi manusia.

Sehingga kabarnya ada restoran di Amerika Serikat yang melarang pengunjung memakai Google Glass. Dengan alasan menjaga privasi dan kenyamanan.

2. Bikin Antisosial

 

Sangat mungkin Google Glass akan membuat pengguna menjadi begitu keasyikan menggunakan fitur-fiturnya. Dan pada akhirnya menimbulkan sikap anti sosial.

Tidak perlu dengan tangan, orang bisa menggunakan semua fungsi Google Glass cukup dengan perintah suara. Termasuk mengakses internet.

Karena kepraktisannya tersebut, bisa jadi pengguna kecanduan menggunakan Google Glass. Dari sekadar mengakses YouTube atau Facebook.

Perangkat seperti smartphone sedikit banyak sudah membuat orang seperti kecanduan dan tidak peduli pada lingkungan sekitarnya. Google Glass pun berpotensi besar mengakibatkan hal yang sama.

3. Penyebab Kecelakaan

 

Meskipun mata pengguna dirancang melihat dengan jelas situasi di sekitarnya kala menggunakan Google Glass, tetap saja ada kemungkinan konsentrasi terpecah.

Dan ujung-ujungnya mengakibatkan kecelakaan jika pengguna memakai Google Glass saat mengemudi. Sampai-sampai otoritas di Amerika Serikat sudah mulai meregulasi penggunaan Google Glass.

Politisi di West Virginia ingin membuat peraturan untuk melarang pemakaian Google Glass saat berkendara. Sebab rawan mengakibatkan kecelakaan.

"Kami mendengar banyak kecelakaan yang disebabkan memakai ponsel saat mengemudi. Hal yang sama bisa terjadi dengan pemakaian Google Glass," kata Gary Howell, politisi setempat.

 Sumber inet.detik.com

  Mitra  
  Peta Situs  
Best viewed with Mozilla Firefox And Google Chrome 5.x.x with 1024x768 resolution.