Politeknik Praktisi Bandung

Aturan Akademik

I.Kehadiran Perkuliahan

  1. Mahasiswa harus hadir di perkuliahan tepat pada waktunya.
  2. Apabila mahasiswa masuk perkuliahan terlambat, lebih dari 10 menit dari waktu yang diharuskan, maka yang bersangkutan diizinkan masuk namun kehadirannya tidak dicatat (dialpakan). Sedangkan bila keterlambatannya lebih dari 30 menit, maka ybs tidak diperbolehkan masuk.
  3. Mahasiswa yang tidak bisa hadir karena sakit atau izin untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan, wajib memberikan pernyataan secara tertulis (surat pemberitahuan) yang ditujukan kepada Bagian Akademik.
  4. Apabila tidak ada orang yang bisa secara langsung menyampaikan surat keterangan dokter atau surat izin ke Bagian Akademik, maka diperbolehkan memberitahukan melalui telefon atau melalui teman.
  5. Waktu penyampaian surat adalah pada kesempatan pertama datang ke kampus dalam minggu yang sama dan maksimal 1 minggu dari waktu/hari ketidakhadirannya tersebut.
  6. Apabila 1 minggu setelah ketidakhadirannya di perkuliahan hari tersebut tidak memberikan surat pemberitahuan, maka ketidakhadirannya dianggap sebagai Alpha, sehingga mengurangi prosentase akhir kehadiran.
  7. Untuk alasan izin wajib menyampaikan keterangan yang kuat dari orang tua/wali atau pihak yang berhubungan dengan izinnya mahasiswa yang bersangkutan. Apabila keterangan izinnya tidak/kurang kuat dan pihak yang memohon izin juga tidak kuat, maka ketidakhadiran mahasiswa juga dianggap sebagai Alpha, sehingga mengurangi prosentase akhir kehadiran sebagai persyaratan mengikuti UTS atau UAS.
  8. Kehadiran minimum untuk bisa mengikuti ujian adalah 80% atau ketidakhadiran maksimum adalah 20%, sehingga ketidakkehadiran maksimum yang diperbolehkan adalah 3 kali untuk Mata Kuliah 3 SKS 2 kali untuk MK yang 2 SKS.

 

 II.  Kerapihan

Untuk mempersiapkan dalam program magang dan memperoleh pekerjaan mahasiswa harus dibiasakan rapih dalam penampilan sesuai budaya perusahaan yang diatur sebagai berikut :

  1. Pakaian Pria 
    • Kemeja formil baik polos ataupun corak garis vertical dan bukan kemeja gunung (disarankan kemeja tangan panjang)
    • Celana formil tidak berbahan jeans atau kanvas dengan ukuran longgar atau tidak ketat dan bukan celana PDL.
    • Sepatu formil tertutup yang bersih dan sepatu sandal atau sepatu kets
  2. Pakaian Wanita
    1. Kemeja formil atau memakai blazer
    2. Rok formil dan tidak mini atau celana formil tidak berbahan jeans atau kanvas dengan ukuran longgar atau tidak ketat dan bukan celana PDL
    3. Sepatu formil tertutup yang bersih dan bukan sepatu sandal, bukan selop atu sepatu santai. 
      • Rambut pria dan wanita rapih. Rambut pria tidak panjang.
      • Tahapan pemberlakuan
     
  3. Untuk Mahasiswa Semester 1 – 4 atau mahasiswa tingkat I & II , diberlakukan hanya 2 hari dalam 1 minggu yaitu pada hari Senin & Kamis.
  4. Sedangkan Untuk Mahasiswa Semester 5 – 6 dan seterusnya diberlakukan selama 4 hari dalam 1 minggu yaitu pada hari Senin s/d Kamis.
  5. Kampus tetap tertutup untuk mahasiswa yang datang memakai sandal.
  6. Selama berada di lingkungan kampus atau dalam perkuliahan di luar kampus, ketentuan kerapihan ini wajib ditaati, meskipun tidak ada perkuliahan atau tidak sedang mengikuti ujian.
  7. Sanksi : Bagi Mahasiswa yang tidak mengikuti peraturan ini, akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan masuk kampus dan/atau ruang kuliah dan/atau fasilitas kampus yang lain.


III.        Tata Tertib Ujian

  1. Membawa Kartu Rencana Studi (yang sudah disahkan oleh Bagian Akademik).
  2. Menggunakan pakaian formil, tidak menggunakan jaket (kecuali sakit, yang harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter dan surat izin panitia ujian.
  3. Diharapkan hadir di ruang ujian 5 (lima) menit sebelum ujian dimulai.
  4. Bagi yang terlambat maksimum sampai 15 menit dari waktu yang ditentukan, bisa mengikuti ujian dengan harus meminta izin ke panitia di sekretariat panitia ujian. Selebihnya dari 15 menit keterlambatan, mahasiswa tidak bisa mengikuti ujian dengan alasan apapun. Namun kepada mahasiswa yang dating dan terlambat ini bisa mengikuti ujian susulan dengan dikenakan biaya ujian susulan.
  5. Seluruh tas, buku, catatan dan jaket harus disimpan di depan ruang ujian. Hanya alat tulis (ballpoint, tip-ex, pensil, penghapus, penggaris dll) dan kalkulator dan KRS yang ada di bangku ujian
  6. Dilarang meminjam dan meminjamkan alat tulis dan kalkulator ke peserta ujian lain.
  7. Telepon genggam harus dimatikan dan tidak boleh digunakan sebagai alat hitung.
  8. Selama ujian tidak diperbolehkan keluar-masuk ruang ujian (termasuk ke toilet), kecuali selesai. Peserta ujian harus mempersiapkan terlebih dahulu bila perlu ke toilet nantinya. Peserta yang keluar ruang ujian dianggap selesai.
  9. Barang siapa terbukti bekerja sama atau menyontek dalam ujian, maka kepada ybs akan dikeluarkan dari ujian dan langsung mendapat nilai E (tanpa harus diperiksa), untuk mata kuliah tersebut
  10. Ujian susulan hanya diberikan kepada mahasiswa yang sakit yang harus dirawat di rumah sakit (opname atau rawat inap) dan harus melampirkan surat keterangan dari Rumah Sakit. Biaya ujian susulan dikenakan biaya ujian susulan.


  Mitra  
  Peta Situs  
Best viewed with Mozilla Firefox And Google Chrome 5.x.x with 1024x768 resolution.